Saturday, August 22, 2009

Walikota & KS akan Temui Meneg BUMN

CILEGON – Dalam waktu, Walikota Cilegon Tb Aat Syafa’at bersama manajemen PT Krakatau Steel berencana menemui Menteri Negara (Meneg) BUMN Sofyan A Djalil.

Pertemuan yang akan membahas rencana pembangunan Pelabuhan Kubangsari ini rencananya juga akan diikuti perwakilan Pelindo II.
Informasi ini disampaikan Walikota Cilegon Tb Aat Syafa’at kepada wartawan, Kamis (20/8) kemarin. “Rencananya akhir Agustus ini, sesuai kesepakatan kami dengan Pak Fazwar (Dirut PT KS Fazwar Bujang-red) saat pertemuan 13 Agustus lalu. Saya berharap masyarakat dapat bersabar dan tidak terpancing provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dalam menyelesaikan masalah ini,” kata Aat.
Seperti diberitakan sebelumnya, memanasnya hubungan PT KS dengan Pemkot Cilegon sendiri terjadi paska pembatalan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemkot Cilegon dengan PT Pelindo II dalam rangka pembangunan Pelabuhan Kubangsari oleh Meneg BUMN. Disebut-sebut, hal ini terkait dengan masih tercatatnya lahan Kubangsari sebagai aset PT KS yang mengakibatkan izin Hak Pengelolaan Lingkungan (HPL) lahan Kubangsari belum juga turun dari BPN.
Dikatakan Aat, pertemuan dengan Meneg BUMN ini sebagai upaya pembangunan pelabuhan di lahan Kubangsari. “Upaya kerjasama dengan PT KS untuk duduk bersama dalam kerjasama membangun Pelabuhan Kubangsari sebenarnya sudah dilakukan sejak awal, namun sampai sekarang belum ada kepastian konkrit. Mudah-mudahan dari pertemuan dengan Meneg BUMN nanti ada pencerahan dalam kerjasama ini. Tentunya dengan harapan ada keputusan yang terbaik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dari persoalan ini,” ungkapnya.
Kepada wartawan, Aat pun membantah bahwa hubungan Pemkot Cilegon dengan PT KS renggang paska pembatalan MoU Pemkot dengan Pelindo II. “Hubungan pemkot dengan KS tidak renggang kok, hanya ada sedikit perbedaan pendapat saja. Dan itu wajar, apalagi dulu saat KS ingin dijual ke pihak asing pemkot juga turun menentang rencana itu,” ujarnya.
Pada bagian lain, Kabag Kominfo Pemkot Cilegon Soleh menyoal pernyatan sejumlah pihak yang menuding sikap tegas pemkot dalam persoalan ini dapat memperburuk iklim investasi di Cilegon. “Pernyataan itu sama sekali berlebihan, yang mungkin terjadi malah dengan dibangunnya Pelabuhan Kubangsari pemkot membuka peluang usaha bagi investor menanamkan modalnya di Cilegon,” ungkapnya.

source: radar banten

Pencarian